“Sampai saat ini kita mengaktifkan berbagai posyandu, kemudian bantuan-bantuan dari pemda. Misalnya memberikan makanan bergizi untuk anak-anak pada saat posyandu itu dilaksanakan dan gemari makan ikan di sekolah PAUD,” jelasnya.
Ada pula program gelar penanaman pohon kelor untuk satu kabupaten 88 desa sudah dilaksanakan.
“Supaya manfaat gizinya lebih bagus, kalau ikan dan daun kelor itu dijadikan satu maka gizinya sangat tinggi,” timpalnya.
Dengan cara itu, dia yakin dan percaya tahun 2023 Morotai bebas stunting.
“Harapan saya PKK dan 88 desa berkolaborasi dengan puskesmas setempat sehingga penanganan sunting dapat lebih baik, sehingga 2023 Morotai bebas sunting,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.