Sekda juga berharap agar forum ini bukan hanya sarana silaturahmi pimpinan FKIP se-Indonesia tapi juga sebagai momentum yang tepat untuk membahas isu-isu penting yang terkait dengan permasalahan pendidikan di negara ini dan strategi dan langkah-langkah solusinya.

“Harapan kita bersama bahwa melalui momentum silaturahmi hari ini sinergitas itu dapat diwujudkan, sebab semua pimpinan FKIP yang hadir di forum ini dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan serta langkah langkah strategis yang sudah pernah dilakukan untuk menyelesaikan persoalan di institusi masing-masing,” terangnya.

“Kami menyadari belum banyak yang bisa kami berikan, tapi Pemerintah Maluku Utara akan selalu hadir untuk mendukung sepenuhnya setiap program yang berimplikasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah ini,” ucap Sekda.

Ia menjelaskan, sesuai visi misi pemerintah pada poin pertama adalah Membangun Sumber Daya Manusia yang Sehat, Cerdas dan Berbudaya. Kesiapan SDM yang cerdas, terdidik, terampil dan berdaya saing tinggi diharapkan mampu berkarya dan berpartisipasi dalam proses dan percepatan pembangunan di berbagai bidang di Maluku Utara.

Sementara itu, Ketua Forum Pimpinan FKIP se-Indonesia, Prof. Dr. Mahdum, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan, forum ini akan membicarakan tentang kebijakan-kebijakan pendidikan di indonesia yang terfokus pada pendidkan profesi guru, karena di indonesia ini masalah kekurangan guru telah menjadi PR bagi kementerian dan daerah terpencil.

“Oleh karena itu dalam kegiatan ini kami akan dibahas tentang hap-hal yang berhubungan dengan kebijakan profesi guru, baik guru dalam jabatan maupun pra jabatan,” ujarnya.