Rahmawaty bilang, progres tahap l sudah kelar.
“Jadi kalau tahun 2023 ini DAK sendiri kurang lebih Rp 10 miliar. Rp 10 miliar itu kurang lebih pengadaan Rp 500 juta, kemudian ada lanskapnya Rp 1,5 miliar. Tapi nilai kontraknya saya tidak tahu persis,” jelasnya.
“Kemudian sisanya kurang lebih Rp 8 miliar itu untuk fisik pembangunannya, jadi anggaran Rp 10 miliar kita sesuai dengan perencanaan. Ini sudah mulai kelihatan selesai. Untuk tahap 1 itu Rp 6,5 miliar untuk DAU punya. Kalau fisik DAK-nya beda lagi, kurang lebih DAK-nya Rp 8 miliar kalau tidak salah,” tandas Rahmawaty.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.