“Jadi inilah salah satu upaya bagaimana saya secara pribadi bersama tim Irine Center membantu pemerintah untuk mengurangi angka stunting itu, sehingga ke depan Halbar mampu menciptakan generasi-generasi emas,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Halbar Novelheins Sakalaty menjelaskan, pemda sendiri saat ini terus berupaya melakukan penurunan angka stunting di Halbar dengan melibatkan seluruh stakeholders.
“Salah satu inovasi yang dilakukan baru-baru ini seperti deklarasi Eko Edu Wisata pada penutupan FTJ dan pencegahan perkawinan anak,” ujarnya.
Ia menyampaikan, ini adalah salah satu bentuk upaya memaksimalkan penurunan angka stunting di Halmahera Barat.
“Meskipun turun 6,1 persen tetapi kita masih jauh dari nasional. Makanya itu pemda tidak berhenti sampai disitu, dan targetnya adalah 14 persen di 2024 itu bisa terwujud,” tuturnya.
“Dan ini tidak mudah, butuh kerja-kerja ekstra dari semua stakeholders, makanya slogan kita adalah ‘bersama torang pasti bisa’ dan yang pasti kita akan terus mengejar penurunan,” pungkas Novelheins.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.