“Dan kita berharap Sekda terus bekerja sesuai dengan tanggung jawab atas amanah yang diemban. Sekkot Jusuf Sunya adalah alumni Lemhannas, PPRA angkatan 54, sedangkan saya adik tingkat di angkatan 57. Beliau adalah Ketua IKAL di Maluku Utara sekaligus pengurus aktif DPP IKAL Lemhannas RI periode ini,” papar Sekretaris DPRD Provinsi Maluku Utara ini.
“Saya kira sebagai seorang yang telah khatam di lembaga pendidikan kepemimpinan nasional yang berkelas dunia, pasti memahami benar tugas dan tanggungjawabnya. Dan sepanjang ini beliau sangat baik menunaikan tugasnya. Karena itu kita sangat sesalkan ada gerakan vandalime di lingkungan birokrasi, apalagi sasarannya adalah sorang pembina kepegawaian yang dalam aturan adalah pejabat yang berwenang (PyB),” tegas Abubakar.
Ia berharap sebagai pengurus IKAL Maluku Utara, Wali Kota Ternate cermat dalam mengambil keputusan. Selain itu, vandalisme ini sudah masuk tindakan pidana yang harus diproses secara hukum.
“Secara etika dan norma birokrasi harus diproses. Kalau pelaku vandalime itu ASN diberikan tindakan tegas sesuai PP 94 2021 tentang disiplin ASN. Tetapi kalau melibatkan non ASN maka ini memenuhi unsur pidana dan kami dari IKAL akan mengawal dari proses hukum oleh aparat kepolisian, biar terang benderang dan tidak ada penzaliman,” tukasnya.
“Saya melihat vandalisne yang berulang kali ini dilakukan oleh orang yang sama dan dekat dengan wali kota dan ini sudah menjadi cermatan publik. Kita butuh pemimpin dengan leadership yang kuat, bukan orang yang kebijakannya mudah diintervensi oleh pihak lain,” tandas Abubakar.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.