Tandaseru — ICMI Maluku Utara pada Sabtu (10/6) malam kedatangan tamu istimewa. Adalah Amar Manaf, Kepala Kanwil Agama Malut yang berkunjung dan berdiskusi serius dalam suasana kekeluargaan.
Temanya tentang bagaimana merespon problem keumatan yang kian menumpuk di sekitar kita.
Menurut Kakanwil, secara umum ada dua indikator yang “mengganggu”. Pertama, secara kuantitas kita unggul tapi keunggulan itu tak berbanding dengan kualitas keimanan secara kolektif. Ada banyak pengabaian yang dilakukan secara sadar.
Kedua, kecenderungan dunia secara terstruktur mulai meminimalisir pendidikan agama sehingga kalah bersaing dengan tuntutan kemajuan teknologi.
Karena itu, ICMI secara kelembagaan menawarkan pentingnya dibuatkan peta dakwah yang komprehensif. Yang berbasis data. Menjangkau banyak aspek mulai dari literasi dakwah yang belum sepenuhnya menjawab problem kemanusiaan, basically membaca dan menuliskan Alquran yang belum optimal, minimnya pendidikan dan tanggung jawab keluarga serta pemberdayaan ekonomi ummat yang miskin terobosan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.