Setelah pembentukan satgas TPPO, kata Asri, tim akan melakukan penyelidikan lebih jauh dengan melakukan koordinasi bersama dinas teekait untuk mengantisipasi adanya TPPO di Malut.
“Kota akan bangun koordinasi, ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penindakan jika ditemukan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Malut, Kombes (Pol) Michael Irwan Thamsil saat dikonfirmasi terpisah mengimbau seluruh masyarakat Malut untuk tidak mudah terpengaruh dengan bujuk rayuan dengan iming-iming gaji besar ketika bekerja di luar negeri.
Bahkan Michael juga meminta masyarakat lebih jeli dan melihat jasa penyalur tenaga kerja resmi sehingga tidak menjadi korban.
“Jangan mudah terpancing,“ ucapnya.
Atas nama Kapolda, Michael juga meminta masyarakat memberikan informasi jika melibat atau mendengar bahkan menjadi korban TPPO baik itu diri sendiri, anak, maupun keluarga lain.
“Kalaupun ada, segera laporkan ke kepolisin terdekat sehingga bisa ditindaklanjuti,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.