Pemprov Malut, kata Wahda, perlu mengidentifikasi permasalahan tingginya angka HLS dan membuat program yang berdampak pada penurunan HLS tersebut.
“Program pendidik dan tenaga kependidikan hanya mampu direalisasikan sebesar Rp575.550.000,00 dari target alokasi anggaran sebesar Rp1.675.550 000,00 atau 34,35 persen. Hal ini menandakan bahwa kegiatan pemerataan tenaga pendidikan dan tenaga kependidikan tidak berjalan dengan baik,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.