Kedua, posisi Menteri Komunikasi dan Informatika yang saat ini dijabat Mahfud MD selaku Plt pasca ditinggalkan tersangka JGP tepat diisi Tito Karnavian. Sebagai mantan Kapolri, Tito memiliki kemampuan menuntaskan masalah yang ditinggalkan JGP.
Konsolidasi kelembagaan dan aparatur Kemenkominfo pasca terbongkarnya kasus korupsi BTS 4G membutuhkan sosok yang kuat. Tito diyakini mampu melakukan transformasi kelembagaan dan aparatur dengan baik.
“Selain itu, Tito yang berpengalaman di BNPT, memiliki kemampuan menangani cyber war dan segala bentuk hambatan, ancaman, tantangan, dan gangguan cyber Pemilu 2024,” papar Sutrisno.
Ketiga, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dari Nasdem juga sebaiknya diganti. Moeldoko diyakini sangat tepat mengisi posisi itu. Pengalaman sebagai Panglima TNI lalu Kepala Staf Presiden serta aktif sebagai Ketum HKTI membuat Moeldoko tepat menjadi Menteri LHK. Lambatnya proses distribusi perhutanan sosial dan redistribusi lahan-lahan yang memiliki izin HGU namun tidak diusahai, akan dieksekusi dengan cepat dan tepat oleh Moeldoko.
Keempat, Hadi Tjahjanto yang saat ini menjabat Menteri ATR/BPN tepat digeser menjadi Menteri Dalam Negeri. Hadi mantan Panglima TNI yang tenang dan sejuk, sehingga dipercaya Presiden Jokowi (2017- 2021) memimpin TNI.
“Beliau juga berhasil melakukan terobosan di Kementerian ATR/BPN. Kemendagri harus dipimpin oleh sosok yang memiliki kemampuan mengelola teritorial. Pemilu 2024 membutuhkan konsentrasi yang tinggi. Konsolidasi pemerintah daerah sebagai penopang utama Pemilu 2024 harus dipimpin tokoh yang tegas dan bertangan dingin seperti Hadi Tjahjanto,” tegasnya.
Kelima, Tri Rismaharini yang saat ini menjabat Mensos tepat digeser menjadi Menteri ATR/BPN. Latar belakang sebagai arsitek dan wali kota membuat Tri Rismaharini tepat menuntaskan program penataan tanah dengan baik. Tri Rismaharini telah membuktikan kemampuannya sebagai perempuan yang memiliki keberanian saat memimpin kota Surabaya 10 tahun. Transformasi Surabaya dari kota “keras” menjadi kota yang sejuk dan damai, hasil sentuhan tangan Tri Rismaharini.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.