Tandaseru — PT ASDP Cabang Ternate, Maluku Utara, memastikan pelayanan angkutan penumpang dan barang melalui kapal feri di Pelabuhan Bastiong tetap dimaksimalkan meski hanya dengan satu dermaga.
Sedianya Pelabuhan Feri Bastiong memiliki dua dermaga tempat sandar bagi 13 kapal feri. Namun, insiden KMP Mutiara Pertiwi I menabrak salah satu dermaga hingga patah pada Rabu (10/5) sore membuat dermaga yang bisa dipakai kini tinggal satu.
General Manager PT ASDP Cabang Ternate Justan Gaffaru mengatakan, memang dengan dua dermaga saja antrian kapal feri sudah sangat padat, apalagi tersisa satu dermaga. Meski begitu, pihaknya selaku operator kapal dan pelabuhan akan berusaha memaksimalkan pelayanan.
“Jadi yang jelas kami pengelola pelabuhan memaksimalkan dermaga satu ini,” terang Justan saat ditemui di ruang kerjanya.
Menurut Justan, untuk memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat, pihaknya tentu tidak bekerja sendiri. Sebab, seperti penentuan jadwal kapal merupakan ranah dari Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XXIV Provinsi Maluku Utara.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.