Sementara itu, Novizar Nazir mengatakan kuliah umum ini bertujuan mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan atau SDGs di dalam kurikulum perguruan tinggi.
“Kita tahu bahwa SDGs ini isu internasional dan Indonesia termasuk dalam agenda ini dan untuk perguruan tinggi sekarang juga diukur dari SDGs ini. Kita membawa kuliah ini supaya menjadi pemikiran Unkhair bagaimana SDGs untuk diterapkan dalam kurikulum ke depan. Belum banyak universitas di Indonesia yang menerapkan dalam kurikulum mereka,” jelasnya.
Ia bilang, banyak dari dosen juga sering mendengar pembangunan berkelanjutan tetapi tidak tahu persis tentang ini.
“Sehingga dengan ini diharapkan mudah-mudahan bisa paham di mana meningkatkan pembangunan berkelanjutan. SDGs ini baru dimulai tahun 2015 di luar negeri mereka langsung menerapkan di perguruan tinggi,” terangnya.
“Penerapan ini tergantung pimpinan, jadi ini baru kita perkenalkan dan perguruan tinggi ada di saya sendiri belum menggunakan. Tapi di dunia orang sudah adopsi ini, di perguruan tinggi di Indonesia sudah beberapa yang terapkan. Isu ini bisa diterapkan di semua fakultas di Fakultas Hukum bisa, Kedokteran, Pertanian bisa,” tandas Novizar.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.