Tandaseru — Arafik A Rahman, penulis asal Pulau Morotai, kembali merilis buku kedua berjudul “Etalase Pemuda dan Literasi di Provinsi Maluku Utara“.
Sebelumnya, di tahun 2022 lalu, Arafik menerbitkan buku perdananya yang berjudul “Era Perang Pasifik, Pemekaran dan Pembangunan”.
Kepada tandaseru.com, Arafik menegaskan
motivasi menulis buku tentang literasi dan pemuda di Maluku Utara datang dari semangat mengembalikan citra dan peran pemuda.
“Pemuda yang akhir-akhir ini terlihat padam dan kusam. Kemudian soal literasi, tujuannya adalah untuk membangkitkan budaya baca anak muda serta sebagai pesan moral terhadap Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk memprioritaskan fasilitas perpustakaan,” tegas Arafik, Sabtu (15/4).
Literasi, kata dia, adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia yang selalu mengalami perkembangan di berbagai sektor kehidupan yang dikenal sebagai peradaban.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.