Untuk itu, Salim berharap apa yang dicapai di tahun 2022 dapat juga dicapai di tahun 2023, bahkan lebih.

“Ini adalah komitmen pimpinan daerah yang mana semua sektor terlibat dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pulau Taliabu,” tuturnya.

“Atau biasa kami sebut keroyokan. Berbagai inovasi harus terus dilakukan kepala desa, lebih dipertajam peranannya dalam percepatan penurunan stunting ditopang dengan intervensi spesifik dan sensitif baik dari dinas kesehatan maupun dinas terkait,” tandas Salim.