Di akhir pidatonya, Habib Abubakar mengemukakan sambil mengutip pendapat DR Nawawi Takruri, ada tujuh alasan mengapa jihad harta menjadi keharusan dewasa ini.
Habib menguraikan empat dimensi penting dari jihad harta, yang pertama orang yang berjihad dengan harta adalah gambaran seorang muslim yang sesungguhnya. Kedua, berjihad dengan harta akan mendapatkan pahala di sisi Allah SWT. Ketiga, keengganan orang berjihad dengan harta akan memperoleh siksa, dan keempat, berjihad dengan harta menunjukkan bukti ketulusan seseorang melaksanakan agama Allah.
Dengan demikian, kata Habib Abubakar ketika menutup pidato sambil berpesan bahwa manajemen dakwah islamiyah melalui jihad harta merupakan salah satu metode dakwah yang sangat efektif untuk mengangkat harkat, martabat dan kesejahteraan umat.
Acara penganugerahan juga dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Suleman, Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman, empat sultan di Moloku Kie Raha dan ribuan jamaah dan murid Habib Abubakar yang tersebar mulai dari Sulawesi, Kalimantan, Ternate dan Depok.
Sebelumnya, Habib Abubakar juga sudah pernah menyelesaikan pendidikan formal di Universitas Al Azhar Mesir serta Pondok Pesantren Ilmu Akhlak dan Ilmu Sufi di Hadramaut Yaman dan Pondok Al Maliki Rushifah Mekkah.
Habib juga berguru pada beberapa ulama besar di Timur Tengah. Karier Habib Abubakar dalam gerakan dakwah Islamiyah sudah berlangsung kurang lebih 30 tahun mengasuh Majelis Dakwah di beberapa kota seperti Depok, Ternate dan lainnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.