Penganugerahan gelar tersebut akan berlangsung di Auditorium Aljibra Kampus UMI Makassar dalam rapat Senat Terbuka Luar Biasa yang dipimpin Rektor yang juga Co Promotor bersama Promotor Prof. Dr. H. Mansyur Ramli, SE.,Msi, dan Prof. Dr. H Salim Basalamah, SE.,Msi.

Dalam sidang itu Habib Abubakar akan menyampaikan orasi ilmiah dengan judul Manajemen Dakwah Islamiyah Berbasis Kemanusiaan dan Keberagaman.

Habib Abubakar telah melaksanakan misi dakwah kurang lebih 30 tahun dari satu kota ke kota yang lain. Ia menginjakkan kakinya di Ternate, Maluku Utara, untuk berdakwah mulai tahun 1980 kemudian berpindah ke Kalimantan, Sulawesi dan terakhir di Depok.

Dalam misi dakwahnya Habib Abubakar tidak saja mengajarkan ilmu agama kepada jamaahnya tetapi juga melaksanakan dakwah bilhal, dengan memberi bantuan kepada masyarakat terutama kaum duafa berupa modal usaha, pengobatan maupun bantuan pendidikan sehingga kehadiran Majelis Talimnya sangat dirasakan manfaatnya.

Sebelum ke Indonesia, Habib Abubakar menuntut ilmu agama di Timur Tengah di antaranya di Kota Mekkah, Tarim dan Kairo di Universitas Al Azharan, Pondok Pesantren Ilmu Akhlak dan Ilmu Sufi Hadaramot Yaman maupun Pondok Al Maliki Ar Rushifah Mekkah.

Selain mengenyam pendidikan formal Habib Abubakar juga berguru pada beberapa ulama besar di Timur Tengah di antaranya Habib Zein bin Ibrahim bin Smith, Habib Hasan bin Abdullah Assatiri dan Habib Syeh bin Salim Al Attas.