Tandaseru — Dinas Pertanian (Distan) Kota Ternate, Maluku Utara, telah mengecek langsung kondisi pohon Cengkih Afo yang sebagian batang induknya patah diterpa angin kencang beberapa hari lalu.
Pohon cengkih ini menurut Kepala Distan Ternate, Thamrin Marsaoly, adalah generasi ke-III dari pohon cengkih tertua di dunia yang usianya sekitar 200an tahun.
Generasi ke-I dan ke-II dari tanaman rempah yang tumbuh di lereng Gunung Gamalama, Kelurahan Tongole, Kecamatan Ternate Tengah ini, telah punah karena termakan usia.
“Generasi ketiga adalah yang patah ini. Generasi ketiga ini umurnya 200an tahun, nah generasi pertama umurnya 400an tahun itu sudah punah, generasi ke dua itu juga sudah punah saat terjadi gunung meletus (erupsi) pada tahun 2010,” jelas Thamrin kepada tandaseru.com, Jumat (17/2).


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.