Realitas ini bukan hanya terjadi bagi mereka kalangan pemula pengguna platform digital melainkan pula dikalangan para konten creator yang tidak sedikit membuat konten dengan melanggar hak cipta dan karya intelektual hingga urusan batas privasi hingga tersebarnya hoax yang berdampak pada ketidaknyamanan di masyarakat. Sehingga diperlukan berbagai upaya secara sistematis dan berkelanjutan untuk meminimalisir berbagai risiko dan potensi ancaman yang diakibatkan oleh penggunaan berbagai platform digital tersebut.

Berangkat dari asumsi dan logika inilah Assistant Project Admin Safira Denita Royani memandang penting untuk berkolaborasi dengan metode chip in dalam penyelenggaraan kampanye makin cakap digital bertajuk Temu Konten Kreator Relawan Muda Makin Cakap Digital dalam Ajang Prestasi dan Kreativitas Relawan Muda (Apkremu) yang ke-V yang diselenggarakan di lapangan basket SMA Negeri 5 Kota Ternate Sabtu (18/2) nanti dengan tema “Menjadi Pengguna Media Sosial Yang Bijak, Kreatif dan Inovatif”.

Kegiatan ini juga akan diisi dengan berbagai kompetisi dan berbagai gelaran acara menarik lainnya yaitu antara lain: perlombaan tarian tradisional, solo vocal, teatrikal dan pembacaan puisi di panggung budaya, mini expo dan lain sebagainya.

“Kampanye makin cakap digital yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan ini bertujuan agar nantinya para relawan muda akan memiliki kemampuan dan pengalaman yang lebih dalam berbagai bidang keilmuan, baik sains, seni, budaya, teknologi (IT), maupun bahasa dan juga literasi,” ungkap Safira, Kamis (16/2).

Literasi yang dimaksud bukan sekadar tentang membaca atau menulis semata melainkan memahami seluk beluk substansi bacaan atau sebuah tulisan secara utuh sehingga diperlukan kecakapan khusus yang pada akhirnya akan mampuh memiliki kompetensi dan spesifikasi berdasarkan minat dan bakat masing-masing dengan memanfaatkan berbagai platform digital yang tersedia saat ini secara bijak, kreatif dan inovatif yang berbasis pada empat pilar literasi digital yaitu Cakap Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital.

“Situasi seperti ini akan mampu menciptakan karakter para relawan muda yang berani, mandiri dan cerdik dalam bergaul dan bersosialisasi dengan lingkungan sosialnya sehingga realitas ini pula dapat menghasilkan generasi muda milenial memiliki kecakapan intelektual serta moral yang luhur di lingkungan masyarakat sekitar tanpa mereka terlatih seperti ini maka para relawan muda akan tidak memiliki kecakapan lebih, keberanian lebih dan juga tak mampuh bersosialisasi dengan baik dengan masyarakat sekitar dan lingkungannya,” pungkasnya.