Ekal menyentil kebijakan Pemda Morotai yang sangat berbelit-belit, salah satunya utang daerah menumpuk di mana-mana.
“Belum lagi defisit anggaran membludak sehingga pendapatan asli daerah tidak mampu menjawab kondisi daerah hari ini,” timpalnya.
“Ditambab utang lahan warga masih banyak belum dibayar oleh Pemda Morotai,” tambah dia.
Ekal juga menyentil peran Kabag Hubungan Masyarakat (Humas) Pemda Morotai terkesan minim. Sebab tidak mampu mempulikasikan kinerja pemda kepada masyarakat.
“Padahal Humas sebagai corong Pemda Morotai, tapi nyatannya mati suri. Paling tidak Kabag Humas berkoordinasi dengan massa aksi. Kami berharap Kabag Humas bukan hanya ambil selebaran, tapi mampu menjawab kondisi daerah ini hari ini,” sambungnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.