Terpisah, Daken Sangadji salah satu warga yang terlibat dalam aksi ini mengaku, bahwa aksi tersebut ditujukan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate.

Mereka meluapkan rasa kekecewaan terhadap Pemkot Ternate karena telah menolak penawaran investasi dari PT Malut Maju Sejahtera yang ingin merehabilitasi sekaligus mengelola Stadion Gelora Kie Raha.

Sementara, penolakan Pemkot Ternate terhadap investasi tersebut tidak disertai alasan yang jelas untuk diketahui publik secara umum.

“Tentang stadion itu torang bingung, maksudnya ada pihak swasta yang datang mau investasi kasih bagus torang pe stadion. Artinya dari sisi lain pemkot juga pasti untung kong bikin apa pemkot harus menolak, kan pemkot juga belum kasih alasan yang pasti kepada masyarakat maksudnya menolaknya karena apa,” ungkap Daken.