“Dibutuhkan perbaikan kualitas dari layanan program yang ada di Puskesmas dan Posyandu terutama mendukung ibu hamil, ibu menyusui dan balita pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) serta pemberian insentif dari kinerja program intervensi stunting di wilayah sasaran yang berhasil menurunkan angka stunting,” katanya.

Selain itu, dapat dilakukan dengan memaksimalkan pemanfataan Dana Desa untuk prioritas intervensi stunting.

“Sebagai Duta Sgo Ngka Stunting Kabupaten Pulau Taliabu, ada beberapa hal pokok yang akan saya sampaikan kepada ibu-ibu Duta Sgo Ngka Stunting Desa untuk dilakukan dalam upaya pencegahan dan penanganan Stunting ke depan,” ujar Zahra.

Pertama, mendukung pelaksanaan kebijakan daerah dalam upaya percepatan dan pencegahan stunting melalui perannya di desa masing-masing.

Kedua, secara aktif Tim Penggerak PKK melakukan sosialisasi dan edukasi pencegahan stunting.