“Sekitar 7-8 proyek yang melekat di Dinas PUPR Maluku Utara jadi totalnya itu Rp 94 miliar,” katanya.

Zulkifli enggan membeberkan besaran temuan di masing-masing proyek.

“Nah, terkait besar kecilnya temuan oleh masing-masing proyek ini tergantung item kegiatannya. Intinya bervariasi,” tuturnya.

Temuan sebesar itu, lanjut Zulkifli bisa menyebabkan pihak rekanan tidak memperoleh keuntungan.

“Yang ada kontraktor bisa rugi,” terangnya.