“Kelompok penyedia makanan dan minuman/restoran sebesar 0,10 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,93 persen,” ujarnya.
Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks yaitu kelompok kesehatan sebesar 0,28 persen, dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,37 persen.
“Perkembangan harga berbagai komoditas pada Desember 2022 secara umum di Kota
Ternate menunjukkan adanya kenaikan harga,” sambung Aidil.
Berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Maluku Utara dan BPS Kota Ternate, pada Desember 2022 terjadi inflasi yoy sebesar 3,37 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,57 pada Desember 2021 menjadi 112,23 pada Desember 2022.
“Tingkat inflasi month to month (mtm) sebesar 1,14 persen dan tingkat inflasi year to date (ytd) (Desember 2022 terhadap Desember 2021) sebesar 3,37 persen,” katanya.
Tinggalkan Balasan