“Sistem penganggaran Multiyears berlangsung selama tiga tahun yakni sejak 2021 Perubahan, 2023 dan berakhir di 2024,” ungkapnya.
Dari 21 paket, lanjut Saifuddin, sebagian besar pekerjaan berada di Halmahera Selatan.
“Yakni seperti pembangunan jalan Wayaua-Wayatim, Bibinoi-Pigaraja, Saketa-Dehepodo, Matuting-Rangaranga, Saketa-Gane Dalam, Gane Luar-Rangaranga, dan Ibu-Kedi, semua pekerjaan menjadi target prioritas kami,” tuturnya.
Menurutnya, kemantapan jalan yang menjadi kewenangan provinsi baru mencapai 45 persen.
“Target kita berdasarkan RPJMD tahun 2024 harus mencapai 65 persen. Kami berharap agar di akhir tahun 2023 semua pekerjaan sudah rampung,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.