Tandaseru — Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus berupaya mendorong pembangunan infrastruktur di 10 kabupaten/kota di Malut. Terutama pembangunan jalan dan jembatan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara Saifuddin Djuba.

Menurut Saifuddin, rancangan pembangunan infrastruktur tersebut masuk dalam RPJMD yang nantinya akan dikerjakan hingga akhir tahun 2024.

“Terdapat 21 paket pekerjaan jalan dan jembatan yang tersebar di 9 kabupaten/kota, minus Kota Ternate,” ujar Saifuddin kepada tandaseru.com, Senin (5/12).

Saifuddin bilang, Pemprov Malut menggelontorkan dana sebesar Rp 589 miliar yang pembiayaannya bersumber dari dana Multiyears.