Setelah semua bahan-bahan dan rempah dimasukkan ke dalam bambu, bambu lantas ditutup dengan daun serai untuk mendapatkan aroma khas. Masakan dalam bambu pun siap di-Rimo.
Sabtu (12/11) siang, para pegiat CAGS mulai bertolak ke Bali.
Kris Syamsudin, Founder CAGS, kepada tandaseru.com menyatakan, Gubernur Malut dan Wali Kota Ternate memfasilitasi perjalanan ke Pulau Dewata tersebut.
“Kami sangat berterima kasih untuk support Pak Gubernur dan Pak Wali Kota yang tidak pernah putus untuk CAGS. Bank Mandiri juga men-support kami kali ini,” tuturnya.
Selain menyajikan kuliner kaya rempah, CAGS juga akan mengisi panggung budaya G20 dengan penampilan musik gala di mana para ibu CAGS bakal menari gala bersama tamu undangan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.