“Untuk dapat membuat satu kampung adat serta dapat menarik wisatawan baik dari lokal maupun mancanegara perlu adanya dukungan dari pemerintah daerah itu sendiri,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Michael, perlu memanfaatkan potensi-potensi yang ada di Maluku Utara. Contohnya masih banyak tumbuhan maupun tanaman yang belum dimanfaatkan untuk menjadi produk makanan maupun obat yang bernilai jual tinggi.
“Tidak terlepas dari situasi kamtibmas, mari kita bahu-membahu soal keamanan dan adat istiadat supaya tidak terjadi konflik-konflik atau masalah yang berkepanjangan, mari bersama-sama menjaga kondusivitas,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.