“Atas kerja keras dan kerja samanya sehingga kegiatan ini berlangsung hingga berakhir aman, lancar dan sukses,” katanya.
Muhammad berharap setiap permasalahan yang tersisa dari kegiatan ini diselesaikan secara santun dan bijak dengan mengutamakan sikap saling menghargai. Ia berpesan jauhi sifat dendam agar kebersamaan dan kekeluargaan antarsesama terus terjaga.
“Maka marilah kita jadikan ajang sepak bola ini sebagai olahraga yang mampu menyatukan perbedaan dan membuat kita semakin kompak.” harapnya.
Sementara Ketua panitia Sudirman Udin dalam sambutannya menyampaikan, bola kaki merupakan sebuah kegiatan yang mempererat tali silaturahmi antara masyarakat satu dengan masyarakat yang lain.
Untuk diketahui, pada grand final mempertemukan dua tim terkuat yakni Sampoerna FC dari Desa Oba dan Fornia FC dari Moti Tafaga, KotabTernate.
Partai ini berakhir dengan sesi adu penalti dengan skor akhir 4-3. Fornia FC akhirnya keluar sebagai juara 1 turnamen Basudara Cup I.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.