Tandaseru — Cuaca buruk yang melanda wilayah perairan laut Provinsi Maluku Utara mulai menelan korban jiwa.

 

Satu warga asal Desa Soasio, Kecamatan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, bernama Fery Lolorie (63 tahun) dilaporkan meninggal dunia pada kecelakaan laut di depan Tanjung Linggua, Desa Tobaol, Kecamatan Ibu, Halmahera Barat, Senin (18/7).

 

Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban bersama dua kerabatnya yakni Raisman Gaale (28 tahun) dan Mat (25 tahun) dengan perahu motor hendak kembali ke Loloda. Namun dalam pelayarannya sekitar pukul 12.30 WIT tepat di depan Tanjung Linggua badai tiba-tiba datang, membuat situasi laut berubah ekstrem.

 

Perahu motor yang dinaiki ketiganya pun kehilangan keseimbangan setelah dihantam ombak besar.

 

“Saat dihantam ombak besar, saya dan korban terlempar dari perahu dan saya pun tidak tahu keberadaan korban pada saat itu. Kemudian saya menuju ke perahu yang sementara mesinnya masih hidup, setelah itu saya mau mencari korban namun ombak yang besar saya memutuskan untuk menuju ke daratan,” kata Raisman.