Ia menambahkan, jika dihitung biaya keseluruhan untuk dapat melakukan rehab secara total maka dana yang dibutuhkan berkisar Rp 1,3 miliar.

“Tetapi kami mengusulkan untuk sementara ini berkisar Rp 500 juta lebih (total) untuk pemeliharaan ini,” kata dia.

Mengenai perawatan berkala bangunan masjid, dia juga berharap dapat dikawal DPRD Kota Ternate. Karena sebagai masjid agung yang merupakan aset Pemerintah Kota Ternate maka bangunan Masjid Almunawwar harus memiliki biaya perawatan tahunan.

Sementara selama ini, baru beberapa kali masjid Almunawwar Ternate mendapat dana hibah yang telah dipakai untuk pekerjaan sejumlah fasilitas pendukung dan perawatan.

“Minimal setiap tahun itu dianggarkan untuk biaya pemeliharaannya. Entah itu berupa dana hibah dari Pemkot dari Rp 150 juta bisa naik yah mudah-mudahan itu bisa. Kita juga maklumi karena kondisi keuangan kota yang belum stabil ini,” pungkasnya.