Rustam bilang, setelah ditemui permasalahan kebocoran dan genangan air maka buruh bangunan pun langsung melakukan perbaikan.
Untuk mendapatkan hasil kerja yang maksimal maka bahan yang digunakan pun dipilih yang berkualitas dan tahan lama.
Target pekerjaan diperkirakan dapat selesai hingga dua bulan ke depan. Meski begitu Rustam mengaku, dalam pekerjaan ini pihaknya lakukan dengan anggaran yang terbatas.
Dimana, sumber anggaran atas perawatan bangunan masjid ini diperoleh dari kotak amal masjid. Sementara bantuan dana hibah dari Pemerintah Kota Ternate di tahun ini sekitar Rp 150 juta.
Hibah tersebut pun sudah diusulkan untuk proses pencairan. Dana hibah ini, kata Rustam, akan dipakai juga untuk perbaikan masjid, pengadaan alat sound system, pemasangan CCTV dan lain sebagainya.
“Kita juga bersyukur dari kotak amal masjid yang setiap Jumat itu yah cukup bisa membantu pengurus untuk perbaikan-perbaikan fisik masjid,” ungkapnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.