Tandaseru — Bangunan Masjid Agung Almunawwar Kota Ternate, Maluku Utara, akhirnya mendapat sentuhan perawatan berupa pengecatan ulang secara menyeluruh serta berbagai perbaikan.
Diketahui, bangunan masjid kebanggaan warga Ternate itu sudah 11 tahun lebih belum pernah dilakukan pengecatan kembali. Itu terhitung sejak diresmikan Wali Kota Ternate saat itu, Syamsir Andili (almarhum), pada 6 Agustus 2010.
Wakil Ketua Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Almunawwar Ternate Rustam Hamzah mengatakan sebelum dilakukan pengecatan, pihak BKM bersama buruh bangunan melakukan pengecekan kerusakan pada bagian atas bangunan masjid.
Dari pengecekan tersebut, baru diketahui ternyata selama ini ada kerusakan yang diakibatkan tergenangnya air hujan pada bagian lisplang masjid.
Genangan air dalam jumlah banyak yang masuk melalui celah sambungan lisplang itu menjadi sumber penyebab keramik dinding masjid ada yang sampai terlepas.
“Sampai di ruang imam itu walaupun tidak hujan tetap menetes air,” kata Rustam kepada tandaseru.com, Selasa (21/6).


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.