Sejauh ini, sambungnya, BPKP telah meminta klarifikasi dari 15 orang yang terkait dengan kasus tersebut.

“Tapi tim audit belum melakukan klarifikasi ke mantan Bupati Halsel Bahrain Kasuba,” tandasnya.

Sekadar diketahui, dugaan korupsi anggaran operasional bupati dan wakil bupati mencuat pasca transisi kepemimpinan dari Bupati Bahrain Kasuba dan Wakil Bupati Iswan Hasjim ke Bupati Usman Sidik dan Wakil Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba.

Anggaran tersebut melekat di Sekretariat Daerah Kabupaten Halsel dan digunakan pada periode Januari sampai awal Mei 2021.