Senada, pemilik toko lainnya yang juga diutangi pemda mengaku masih menunggu pelunasan material miliknya.

“Mungkin ada keterlambatan mereka untuk pencairan,” ucapnya.

“Soal utang ini bukan hanya di saya saja, ada di tukang tela (batu bata, red), nanti tanyakan di situ juga,” sambungnya.

Menurutnya, pemilik toko lain telah diutangi sejak 2021 dan hingga kini belum terbayar.

Meski yakin pemda akan melunasi, ia meminta pelunasan dilakukan dalam waktu yang tidak terlalu lama.