“Untuk itu diimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan selalu bersihkan drainase yang ada. Sebagai langkah antisipasi bagi warga yang tinggal di tebing atau bukit yang rawan longsor, sebaiknya dapat meninggalkan rumahnya dan tinggal di keluarga terdekat yang jauh dari tebing bukit serta memperhatikan aliran sungai. Jika air naik segera mencari tempat yang aman karena dikhawatirkan akan terjadi banjir bandang,” ucapnya.

Warga dan pengendara di jalan raya juga diimbau menghindari pohon berukuran besar yang dikhawatirkan tumbang bila terjadi angin kencang.

Selain itu, kata Djoko, masyarakat pengguna jasa transportasi laut agar tidak memaksakan diri untuk berangkat, karena kondisi gelombang di hampir sebagian besar wilayah Maluku Utara yang masih signifikan.

“Selalu pantau informasi dari BMKG dan patuhi aturan yang berkaitan dengan kondisi saat ini yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat,” tandasnya.