Karena itu, ia menampik jika dianggap tidak aktif. Tamin mengaku menyerahkan semuanya kepada DPP untuk menilai. Begitu juga dalam hal melakukan fungsi kontrol terhadap pemerintah daerah untuk Fraksi Hanura hanya publik yang tahu.
“Meskipun tidak ada jabatan sekalipun, sebagai wakil rakyat saya akan bersuara untuk memberikan masukan yang membangun untuk negeri ini. Sebab doktrin Partai Hanura, salah satunya adalah melaksanakan hati nurani secara nyata dalam perjuangan partai agar terwujudnya pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.