Tandaseru — Kelurahan Gurabunga yang terletak di lereng Gunung Kie Matubu, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, bakal diusulkan menjadi desa adat tahun depan.

Yakub Husain, mantan Kepala Dinas Pariwisata Tikep mengungkapkan, usulan itu datang dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Malut. Sebagai putra kelahiran Gurabunga, ia menyambut gembira langkah tersebut.

“Selain Gurabunga, juga masih ada kelurahan lain yaitu Kalaodi. Karena itu juga sudah masuk dalam RPJMD Kota Tidore. Semoga ini bisa menjadi ikon untuk desa-desa budaya yang lain,” ungkap Yakub kepada tandaseru.comSelasa (7/9).

Sebagai bagian dari upaya pelestarian, Yakub berharap BPCB terus membantu Pemerintah Kota Tidore mewujudkan pengembangan desa adat.

“Jadi ke depan kalau jadi maka semua akan dibicarakan, mulai dari pemimpin adatnya, itu semua akan dibicarakan,” tuturnya.

Dari sisi pariwisata, gelar desa adat akan menjadi daya tarik luar biasa di Gurabunga.

“Maka dari itu saya yakin Pemerintah Kota Tidore akan mendukung penuh nantinya. Intinya kami sangat siap dengan kabar baik tersebut,” tandasnya.

Kepala BPCP Malut, Muhammad Husni ketika dikonfirmasi membenarkan BPCB akan mengusulkan Gurabunga sebagai desa adat. Ia berharap usulan tersebut diakomodir tahun depan sebagai bentuk pokok-pokok kemajuan kebudayaan daerah.

“Apalagi BPCB berkaitan dengan kemajuan budaya sudah mulai dari tahun kemarin. Dengan kehadiran jalur rempah semoga semakin terlaksana agenda kebudayaan ke depan,” ujarnya.

Husni berharap, Tidore tetap menjaga nilai-nilai peradaban kebudayaan semakin lestari.

“Jadi pemerintah juga harus ekstra untuk mendukung. Dan sejauh ini pemerintah juga sangat support, tinggal memaksimalkan. Jadi bukan hanya Gurabunga, akan tetapi desa lain juga dijadikan sebagai desa adat,” pungkasnya.