Tandaseru — Pembangunan Masjid Raya Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, dipastikan rampung Desember mendatang.
Hal ini diakui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pulau Morotai, Ramlan Drakel, saat diwawancarai tandaseru.com.
Ramlan bilang, proyek tahun jamak senilai Rp 54 miliar tersebut secara fisik sudah rampung 80 persen.
“In syaa Allah saya yakin selesai tepat waktu,” kata Ramlan, Minggu (29/8).
Demi mempercepat proses pekerjaan, sambungnya, akan ada penambahan tenaga kerja khusus dari luar daerah.
“Tenaga kerja sekarang kurang lebih 90 orang. Tenaga lokal 30 orang, tenaga luar 60 lebih. Rencana ada penambahan lagi tenaga kerja dari luar yaitu tenaga khusus pabrikan, karena untuk finishing dia butuh tenaga pabrikan. Karena strukturnya mungkin sudah selesai di Oktober,” paparnya.
Ia mengakui proses pekerjaan sempat terlambat dua bulan terakhir. Hal ini tak lepas dari pemberlakuan PPKM di sejumlah daerah.
Pasalnya, kontraktor tidak bisa mendatangkan tenaga kerja khusus pabrikan dari luar daerah.
“Sekarang fokus pekerjaan tinggal di finishing, jadi dia butuh tenaga pabrikan. Tapi kemarin adanya PPKM tenaga tersebut belum bisa didatangkan. Tapi sekarang sudah bisa,” jelasnya.
“Saya tiap hari di lokasi untuk pantau terus proses pekerjaannya. Kita juga terus desak kontraktor untuk bisa percepat pekerjaan, karena Desember harus selesai,” tambah Ramlan.
Selain itu, untuk pembangunan taman dan lanskap lokasi masjid raya, menurut Ramlan, nanti dibangun oleh Kementerian PUPR RI.
“Kalau fisik Islamic Center sudah 90 persen, tinggal plafonnya saja. Jadi dia tinggal finishing,” cetusnya.
Penyerapan anggaran pembangunan masjid raya sendiri saat ini sudah 73 persen.
“Saya kurang hafal nilainya, tapi sudah sekitar 73 persen. Tapi kan berdasarkan kontrak pembayarannya sampai di 2022,” aku Ramlan.
Ia menambahkan, terhambatnya pekerjaan itu karena pemda belum ada anggaran untuk membayar pekerjaan tukang.
“Dengan adanya program dari pemerintah pusat untuk pinjaman PEN, setelah itu kita pinjam dari Rp 200 miliar itu, Rp 35 miliar untuk membayarkan pekerjaan masjid raya,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.