Tandaseru — Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara, Usman Sidik, mengganti tujuh kepala puskesmas. Pergantian ini disebabkan berbagai alasan, mulai dari persoalan kinerja dan hingga dugaan tersandung kasus korupsi.

Data yang dihimpun tandaseru.com, kepala puskesmas yang diganti adalah Kapus Laromabati, Kapus Gandasuli, Kapus Kayoa, Kapus Busua, Kapus Gane Dalam, Kapus Gane Luar dan Kapus Babang.

Kapus Gandasuli diganti karena telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri dalam kasus korupsi dana BOK.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Halmahera Selatan, Fadjri Subhi Kambey ketika dikonfirmasi, Selasa (22/6) menyampaikan, pergantian kepala puskesmas itu sudah sesuai prosedur.

“Dan Kapus Gandasuli itu diganti karena telah ditetapkan tersangka oleh Kejari Halsel. Pergantian itu sudah melalui prosedur, dan ini juga bagian dari penyegaran di tubuh pemerintahahan,” tukasnya.