Tandaseru — Musibah terbakarnya KM Karya Indah di perairan Pulau Lifmatola, Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, Sabtu (29/5), menyisakan kepedihan mendalam untuk Indrawati.
Ketika sebagian besar penumpang dan awak kapal sudah berhasil dievakuasi, suami Indrawati, Dedi Hidayat (34 tahun) belum juga ditemukan.
Proses pencarian terhadap Dedi dilakukan tim SAR gabungan hingga Sabtu malam. Namun tingginya gelombang di sekitar lokasi kecelakaan membuat upaya pencarian belum membuahkan hasil.
Hari ini (30/5), pencarian terhadap korban hilang kembali diteruskan.
Indrawati sendiri terus menangis memikirkan nasib suaminya. Ia meminta tolong Pemerintah Kabupaten Sula dan tim SAR untuk terus mencari suaminya.
“Saya minta tolong (dicari), karena beliau sudah dalam keadaan lemas. Tolong temukan suami saya,” ucapnya.
Sebelum dinyatakan hilang, Dedi sempat menyelamatkan anak bungsunya. Ia juga diketahui tak bisa berenang.
Indrawati dan Dedi merupakan guru kontrak yang didatangkan Pemkab Sula dari Pulau Jawa. Selama ini, pasangan suami istri yang memiliki tiga anak itu mengabdi di Sula.
Sembari menangkupkan kedua tangannya, Indrawati memohon suaminya segera ditemukan.
“Kami sudah mengabdi, jadi saya mohon bantuannya untuk temukan suami saya. Tolong temukan beliau,” pinta Indrawati.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.