Tandaseru — Sejumlah warga Kecamatan Loloda Kepulauan, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, mengeluhkan minimnya jaringan internet di desa-desa mereka. Kondisi ini sudah terjadi selama 7 tahun belakangan.

“Jaringan 4G baru di Desa Salube dan itu kapasitas sangat kecil. Sampai hari ini masyarakat belum nikmati jaringan 4G. Kami sebagai warga sudah lama mengeluhkan ini,” ungkap Rinto, salah satu warga Desa Dama, kepada tandaseru.com di Pelabuhan Dama, Sabtu (15/5).

Rinto bilang, jaringan di Loloda Kepulauan kapasitasnya sangat terbatas dan tidak seimbang dengan pemakaian warga.

“Warga sudah lama mengeluhkan jaringan di Loloda Kepulauan. Sebab kapasitas tower-nya sangat kecil. Itu pun tower mini,” imbuhnya.

“Kalau di Loloda Kepulauan hanya ada tiga tower di Desa Dagasuli, Salube dan Dama. Padahal di Loloda Kepulauan ada 10 desa tapi kapasitas tiga tower itu tidak dapat dinikmati,” tambah Rinto.

Dari tiga tower itu, lanjutnya, jaringan internet 4G hanya di Desa Salube. Itu pun jaringannya cuma bagus pada pagi hari.

“Informasi dari Telkomsel katanya mau pemasangan jaringan internet lagi, tapi janji itu sudah 10 tahun dan sampai saat ini tidak ada realisasi,” cetusnya.

Warga berharap, pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang layak bisa segera menyentuh desa mereka. Dengan begitu warga tidak akan ketinggalan informasi.

“Karena ekonomi, pendidikan, tergantung pada akses komunikasi, maka kami minta Pemda Halut supaya menambah akses jaringan internet,” tandas Rinto.