Tandaseru — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Maluku Utara menyesalkan tindakan tidak terpuji oknum yang merobek dan meludahi gambar wajah Gubernur Abdul Gani Kasuba. Aksi tersebut viral setelah terekam video dan tersebar.

Sekretaris NU Malut, Abubakar Abdullah menyatakan, tindakan tersebut tidak terpuji dan kontraproduktif dengan nilai-nilai Pancasila yang diyakini.

“Pancasila yang disanjung mengajarkan kita tentang nilai ketuhanan, kemanusian, persatuan kerakyatan dan keadilan sosial. Tindakan oknum tersebut benar-benar kontraproduktif,” ungkapnya, Rabu (12/5).

Menurut Abubakar, PW NU merasa penting bersikap karena KH Abdul Gani Kasuba bukan saja Gubernur tetapi juga kyai kharismatik di daerah ini.

“Beliau adalah guru yang telah mendidik generasinya, anak muridnya sudah ratusan bertebar di nusantara. Dan juga di kalangan NU beliau adalah mutazar NU Maluku Utara. Karena itu secara kelembagaan NU tersinggung atas ulah oknum tersebut,” tegas Abubakar yang juga mantan Ketua KNPI Malut tersebut.

Jika diperhatikan, sambungnya, poster yang dirobek dan diludahi adalah foto dengan simbol salah satu ormas terbesar di Indonesia yang kehadirannya merawat dan menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa.

“Jika NU merasa tersinggung dengan ulah oknum tersebut maka sudah pasti umat juga tersinggung,” tandas Abubakar.