“15 gedung PAUD dibangun tahun 2018, 17 bangunan Paud pada tahun 2019, dan di tahun 2020 terbangun 25 gedung PAUD. Bukan itu saja, di tahun 2018 dan 2019 seluruh sarana juga dilengkapi dengan alat peraga edukatif indoor 10 paket terdiri dari 13 jenis APE untuk 10 lembaga dan alat peraga outdoor 10 paket untuk 29 lembaga PAUD,” papar Sherly.
Namun, kata dia, masih ada 14 lembaga PAUD di Morotai yang belum memiliki bangunan. Sebab di tahun 2021 ini tidak ada bantuan.
“Karena ada beberapa sekolah dimerger ke sekolah unggulan, dan bekas sekolah itu akan dipakai 14 lembaga PAUD yang belum memiliki bangunan,” terangnya.
“Dua lembaga PAUD di dua desa yang ada di Kecamatan Morotai Selatan dan Selatan Barat juga belum memiliki bangunan sehingga akan didorong untuk bisa menempati bekas sekolah yang telah dimerger,” tambah Sherly.
Kepala Dinas Pendidikan Pulau Morotai, Revi F. Dara dalam kesempatan itu menuturkan, pembangunan 25 unit gedung PAUD pada 2020 telah tuntas terwujud.
“Kami juga meningkatan kualitas guru serta mengadakan alat permainan edukasi baik indoor maupun outdoor,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.