Tandaseru — Sumberdaya manusia (SDM) menjadi kunci terwujudnya program pembangunan suatu daerah. Kendati daerah tersebut kaya akan sumberdaya alam, SDM yang tidak siap tidak akan mendatangkan kesejahteraan bagi warganya.

Kondisi ini benar-benar disadari pasangan calon kepala daerah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara Moh. Abdu Nasar dan Azis Ajarat (MONAS). Karena itu, pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama paslon nomor urut 3 ini dalam melakukan perbaikan jika diizinkan Allah menjadi Bupati dan Wakil Bupati nanti.

“Bahkan pendidikan dan kesehatan menjadi program wajib,” tutur Calon Bupati Moh. Abdu Nasar, Jumat (13/11).

Mantan Sekretaris Daerah Haltim ini menuturkan, paslon MONAS telah menyiapkan 12 program wajib pendidikan dan kesehatan. Yakni, fasilitasi dan pengembangan pendidikan dasar dan menengah, peningkatan manajemen mutu pelayanan pendidikan dan tenaga kependidikan, pengadaan dan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan, pemberian beasiswa bagi siswa-siswi dan program beasiswa S1, S2 dan S3 bagi mahasiswa yang berprestasi.

“Jadi bagi mahasiswa yang berprestasi kita akan biayai setiap tahun untuk melanjutkan studi, sesuai jenjang,” katanya.

Tentu, lanjut Abdu, seleksi akan melibatkan pihak unsur perguruan tinggi dan berbasis kebutuhan daerah.

Sementara di bidang kesehatan, lanjutnya, penyuluhan kesehatan akan pentingnya hidup sehat akan terus digalakkan. Selain itu, pencegahan penyebaran Covid-19 secara simultan dan terintegrasi, pemenuhan kebutuhan dan peningkatan kualitas tenaga medis dan paramedis yang berbasis kebutuhan masyarakat melalui program kerja sama dengan Universitas Khairun dan Poltekkes Negeri Ternate serta universitas lainnya di Maluku Utara secara berkelanjutan.

“Memperbaiki kualitas gizi dan derajat kesehatan masyarakat, peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga medis dan paramedis pada fasilitas pelayanan kesehatan secara merata dan berkelanjutan dan pencegahan stunting (anak kerdil) melalui program terintegrasi yang melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat,” terangnya.