Tandaseru — Komisioner Bawaslu RI Mochammad Affifudin dijadwalkan berkunjung ke Ternate, Maluku Utara, Jumat (11/9). Kunjungan Koordinator Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu RI ini merupakan kali kedua di tengah situasi new normal pandemi Covid-19.
Koordinator Divisi PHL Bawaslu Kota Ternate Rusly Saraha menuturkan, Affifudin dan rombongan bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggunakan pesawat Garuda Indonesia dan akan tiba di Bandara Sultan Babbullah Ternate sekitar 10.20 WIT. Setibanya di bandara, ia langsung menuju restoran Grand Dafam untuk makan, dilanjutkan salat Jumat di Masjid Almunawwar.
Pada sore hari, Affifudin akan me-launching Kelurahan Tongole, Kecamatan Ternate Tengah sebagai Kampung Pengawasan Pemilihan Bermartabat (Kaliber) dan Pojok Pengawasan Partisipatif di Kelurahan Tongole. Ia juga akan memberikan sejumlah arahan kepada seluruh jajaran Bawaslu dan Panwaslu se-Kota Ternate agar melakukan pengawasan Pilkada serentak di Kota Ternate penuh sinergi dengan masyarakat.
Dari Kelurahan Tongole, selanjutnya Affifudin akan membuka kegiatan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) gelombang ketiga di Muara Hotel.
“Setelah itu langsung menuju ke Café Jarod di bilangan Kelurahan Stadion, Ternate Tengah untuk menghadisi sekaligus menjadi salah satu narasumber dalam acara bedah buku yang bertajuk Membumikan Pengawasan Pemilu – Mozaik Pandangan dan Catatan Kritis dari Dalam. Buku ini adalah buku yang ditulis langsung oleh Pak Mochammad Affifudin yang diterbitkan pada tahun 2020,” tutur Rusly, Kamis (10/9).
Dalam bedah buku itu, Affifudin akan didampingi dua narasumber lainnya yakni Dr Herman Oesman dan Nurdin I. Muhammad. Kegiatan bedah buku ini akan dipandu langsung Abdullah Totona.
Esok harinya, Affifudin diagendakan meluncurkan Pojok Pengawasan Partisipatif di Kelurahan Sangaji, Kecamatan Ternate Utara. Setelah itu, pada malam harinya ia akan bersilaturahmi dengan jajaran Bawaslu Kota Ternate.
“Pojok pengawasan partisipatif di Kelurahan Sangaji ini terbilang unik. Karena ada sejumlah ojek pangkalan (opal) di Kelurahan Sangaji yang menginginkan agar pangkalan opal mereka dijadikan sebagai ruang interaksi politik secara bermartabat. Kita memberikan apresiasi atas keinginan mereka,” kata Rusly.
Pada 13 September nanti, Anggota Bawaslu RI beserta rombongan sudah dijadwalkan untuk kembali ke Jakarta melaksanakan tugas-tugasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.