Tandaseru — Perusahaan pertambangan HARITA Nickel yang beroperasi di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara terus mengembangkan potensi masyarakat lokal di sekitar wilayah operasional di saat pandemi Covid-19. Hal ini dilakukan agar masyarakat tetap dapat berkembang di tengah menurunnya sektor ekonomi. Salah satu potensi yang dikembangkan adalah meningkatkan kapasitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Desa Soligi dan Kawasi.
HARITA Nickel melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) membina UMKM di bidang kuliner. Pada akhir Agustus lalu, HARITA Nickel meluncurkan produk kuliner terbaru hasil kerja sama dengan warga Desa Soligi dengan brand “Snack Obi”. Snack Obi yang diluncurkan terdiri dari 7 varian yakni keripik bakso goreng tuna, keripik bayam, stik bawang, manisan buah pala, kamplang ikan, nugget ikan, dan juga pempek ikan cakalang.

“Berbagai produk tersebut dihasilkan oleh 5 kelompok UMKM binaan HARITA Nickel, antara lain kelompok Mokesa, Ilea, Kaburi, Asa-Asa, dan Walaka. HARITA memiliki pasar di Obi, yakni ribuan karyawan yang bekerja di perusahaan kami. Kami memberdayakan warga untuk lebih produktif. Lalu kami bantu pemasarannya di internal. Dari Obi, untuk Obi,” ungkap Corporate Communication HARITA Anie Rahmi dalam rilisnya.
Salah satu pencicip pada kegiatan peluncuran produk ini, Gunawan Marbun, memberikan apresiasinya terhadap hasil olahan warga Desa Soligi.
“Saya sudah mencoba produk ini. Ada dua produk yang sangat saya suka, yaitu bakso goreng dan stik bawang. Saya rasa HARITA membawa perubahan untuk daerah. Semoga kehadiran HARITA terus memberi dampak positif kepada semua pihak,” ungkap Manajer Produksi HARITA Nickel tersebut.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.