Sementara itu, Zakir Mando yang juga Wakil Bupati aktif saat ini dalam orasi politiknya mengatakan, Golkar dan PKS mempercayai ZAMAN-PAY sebab sudah 5 tahun belakangan tidak ada yang menjawab kesusahan rakyat dan pedagang di pasar.

“Alasannya pedagang di pasar tidak dapat uang, karena perputaran ekonomi lemah selama 5 tahun,” katanya.

Zakir juga menepis soal isu yang menyatakan bahwa ZAMAN-PAY tidak mendapatkan rekomendasi partai lantaran tidak punya uang. Dia bilang, isu tersebut adalah permainan lawan politik.

“Isu tersebut tidak benar itu karena ketakutan mereka untuk melawan kami dalam kontestasi Pilkada 2020. Hari ini saya buktikan, bahwa Zakir tidak punya uang, tapi Zakir punya rakyat Halmahera Barat,” ungkap Ketua DPD II Gokar Halbar ini.

Zakir bilang, ZAMAN-PAY berkomitmen di saat kampanye, dirinya akan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, sebab kemenangan Pilkada nanti semua berpulang kepada rakyat.

“Saya datang kepada Pak Pendeta Alpinus bukan meminta agar mendampingi saya sebagai Wakil Bupati, tapi saya datang melamar Pak Pendeta Alpinus untuk mendampingi saya sebagai orang tua, agar ke depan kita tidak bertengkar seperti saya dan Bupati Danny Missy (petahana, red),” sentilnya.

Dengan begitu, untuk melakukan perubahan Halmahera Barat, lanjut dia, yang paling utama harus mengubah mindset berpikir orang Halbar.

Setelah berdeklarasi kurang lebih 3 jam, paslon ZAMAN-PAY bersama pendukung dan simpatisan melakukan konvoi menuju Desa Susupu, Kecamatan Sahu.