Tandaseru — Angka pasien meninggal akibat Covid-19 di Maluku Utara kembali bertambah. Per Minggu (31/5), angka kematian akibat virus corona bertambah 4, membuat angka kematian di Malut total menjadi 11 orang.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Malut dalam rilisnya hari ini menyatakan, pasien pertama yang meninggal adalah Pasien 118 asal Kota Tidore Kepulauan. Pasien berinisial AD tersebut meninggal 31 Mei 2020.

Pasien kedua berasal dari Kota Ternate, yakni Pasien 147 dan berinisial BA (70). Ia berdomisili di Kelurahan Santiong, Ternate Tengah dan berstatus PDP.

“Meninggal 25 Mei tapi hasil tes swab baru keluar hari ini,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Malut, dr. Alwia Assagaf.

#DataTerbaruKasusCorona Maluku Utara Per Minggu (31/5) ini. (Tandaseru/Hariyanto Teng).

Pasien ketiga yang meninggal adalah Pasien 149 berinisial IA (58). Pasien asal Ternate ini meninggal 31 Mei dan telah dimakamkan di Kelurahan Kota Baru, Ternate Tengah.

Sedangkan pasien terakhir adalah Pasien 152 yang berinisial NS (63). Pasien asal Dufa-Dufa, Ternate Utara itu wafat 30 Mei 2020.

Sementara itu, jumlah pasien sembuh dari Covid-19 tak bertambah dan masih bertahan di angka 27 orang.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan angka pasien positif. Hari ini, pasien positif Covid-19 bertambah 7 orang menjadi 153 kasus.

“Ketujuh kasus positif baru ini berasal dari Kota Ternate,” sambung Alwia.

Di sisi lain, jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) bertambah 21 orang menjadi 840 orang. Penambahan terjadi di Halmahera Barat, Halmahera Timur, Tidore Kepulauan dan Ternate usai dilakukan tracking kasus positif.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) hari ini berjumlah 72 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 25 orang.