Tandaseru — Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 di kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, resmi ditutup. Penutupan ditandai dengan upacara yang berlangsung di lapangan desa Susupu, kecamatan Sahu, Rabu (4/6/2025).
Upacara tersebut dipimpin Kasdam XV/Pattimura Nefra Firdaus Lubis, dan dihadiri Sekda Halmahera Julius Marau, Kasrem 152/Baabullah Kolonel Inf Budi Kurniawan, Kapolres Halbar AKBP Erlikson Pasaribu, Sultan Jailolo Ahmad Syah, jajaran TNI lainnya di lingkup Korem 152 Baabullah dan OPD di lingkup Pemerintah Halmahera Barat.
Inspektur upacara dalam kesempatan itu mengatakan upacara penutupan TMMD menandai berakhirnya sebuah perjalanan yang penuh dedikasi dan kerja keras serta diliputi semangat gotong royong antara TNI dan rakyat, yang bersama-sama membangun negeri demi kesejahteraan bersama.
Menurut Nefra, program TMMD ke-124 merupakan bagian dari pelaksanaan tahap kedua pada tahun anggaran 2025, dengan tujuan utama membantu pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan di wilayah kabupaten dan kota.
“Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat aspek pertahanan wilayah,” ujarnya.
Tentara berpangkat bintang satu ini menegaskan, pada TMMD ke-124, telah berhasil diselesaikan berbagai sasaran fisik berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur, baik fasilitas umum maupun sosial yang tersebar di 50 kabupaten/kota penyelenggara. Pemilihan sasaran fisik berdasarkan penilaian strategis dan sesuai dengan aspirasi masyarakat setempat, serta selaras dengan rencana pembangunan pemerintah daerah.
Nefra menyampaikan, TMMD juga melaksanakan kegiatan sasaran nonfisik berupa penyuluhan, sosialisasi, serta pembekalan materi pengetahuan dan keterampilan yang relevan bagi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan instansi pemerintah daerah yang telah disesuaikan dengan karakteristik dan tipologi wilayah masing-masing.
“Dengan demikian, TMMD tidak hanya meninggalkan jejak berupa infrastruktur, tetapi juga memberdayakan masyarakat melalui pengetahuan dan keterampilan yang akan membantu mereka mandiri dan sejahtera,” katanya.
Ia menegaskan, TMMD ke-124 mengintegrasikan berbagai program unggulan TNI AD, meliputi ketahanan pangan, TNI manunggal air, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan fasilitas MCK, percepatan penurunan angka stunting, serta gerakan bersatu dengan alam melalui penanaman pohon dan pembersihan fasilitas umum.
“Saya, selaku Kepala Staf Angkatan Darat dan Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD, menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur, Bupati, dan Wali Kota yang telah mengalokasikan anggaran APBD guna mendukung terlaksananya program TMMD ke 124. Kerja sama yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan program ini,” cetusnya.
Nefra mengimbau segenap unsur terkait dan masyarakat agar hasil pembangunan dalam TMMD ke-124 ini dapat dijaga, dirawat, dan dipelihara secara optimal. Ia percaya bahwa dengan semangat gotong royong yang telah ditunjukkan, masyarakat akan menjaga dan merawat hasil pembangunan ini agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.
Tak lupa, ia menyampaikan permohonan maaf jika dalam pelaksanaan TMMD ini terdapat tutur kata atau perilaku dari para prajurit yang kurang berkenaan bagi masyarakat.
“Percayalah, setiap kegiatan yang kami lakukan merupakan wujud nyata dari pengabdian yang tulus dan ikhlas demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat dan bangsa Indonesia. Mari kita jadikan keberhasilan TMMD ke 124 ini sebagai inspirasi untuk terus berkarya dan mengabdi kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.
Terpisah, Sekretaris Daerah Halmahera Barat kepada wartawan menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja sama TNI melalaui program TMMD ke 124 itu. Ia berharap kolaborasi tersebut tidak hanya sampai di situ saja, tetapi terus dilakukan demi kemajuan daerah, bangsa dan negara serta kesejahteraan masyarakat.
“Meski TMMD sudah berakhir, akan tetapi, kami berharap kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat terus berlanjut untuk percepatan pembangunan, baik di desa, daerah, bangsa dan negara,” tukas Julius.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.