Tandaseru — Ruas jalan Goin-Kedi di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara saat ini sudah mulai mengalami kerusakan. Hal ini diungkapkan Anggota DPRD Halbar daerah pemilihan III (Kecamatan Ibu, Ibu Utara dan Loloda) Asdian Taluke, Senin (12/10).
Asdian bilang, jalan yang dibangun dengan dana pinjaman Pemerintah Daerah ke Bank BPD Jailolo itu sudah tidak bisa dilewati lagi oleh kendaraan yang hendak masuk ke Kecamatan Loloda. Pasalnya, sebagian sirtunya sudah rusak.
“Sampai saat ini pekerjaan jalan Goin-Kedi tidak dilakukan pekerjaan, entah kenapa. Dan sampai-sampai saat ini jalan pun tidak bisa di lewati oleh kendaran yang menuju ke Kecamatan Loloda karena sirtunya sudah terlepas,” tutur Asdian.
Wakil rakyat dari Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan, seharusnya Pemda memutus kontrak pekerjaan kepada pihak ketiga sebab sudah tak ada lagi yang dikerjakan. Menurutnya, jalan Goin-Kedi menjadi pekerjaan rumah Bupati Danny Missy yang saat ini tengah cuti kampanye.
“Harusnya selesai cuti kampanye sudah selesai jalan ini. Mengapa? Karena dengan Rp 159 miliar anggaran pinjaman untuk 13 item pekerjaan, salah satunya adalah jalan Goin-Kedi, kenapa tidak selesai?” tuturnya.
Asdian bilang, pengerjaan jalan tersebut harus ditekan. Agar jalan benar-benar selesai dan tak sekadar jadi dagangan politik.
Dia juga meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Malut profesional mengaudit pekerjaan jalan tersebut.
“Persoalannya BPK kalau turun langsung lapangan, BPK pun harus melihat bahwa kondisi pekerjaannya itu menurut dugaan saya pekerjaan itu ada temuan. Makanya saran saya BPK harus melihat fakta dan data di lapangan sehingga kalau BPK mengeluarkan (opini) WTP itu bagi saya tanda tanya besar,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.