Tandaseru — Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara mulai melakukan pembaruan data pertanian di 10 kabupaten/kota.
Update data pertanian dilakukan melalui kegiatan sinkronisasi dan updating data Simluhtan data e-Pusluh yang digelar di Hotel Cendrawasih Kota Sofifi, Rabu (11/10).
Kepala Dinas Pertanian Mukhtar Husen saat membuka kegiatan menyampaikan, pembangunan pertanian yang efisien dan efektif perlu didukung data dan informasi pertanian yang valid dan terintegrasi pada semua subsektor pertanian serta stakeholders lainnya.
“Kita sama-sama menyadari bahwa sampai saat ini pembangunan pertanian di Provinsi Maluku Utara masih jauh dari target yang ditetapkan. Salah satu penyebabnya karena data pertanian kita belum teradministrasi secara baik. Seperti yang kita ketahui bersama, data sangat penting dalam pengambilan keputusan mulai dari tahapan perencanaan, perumusan dan pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan pertanian,” ungkapnya.
Mukhtar memaparkan, sasaran pembangunan pertanian adalah membangun kemandirian petani dalam pendekatan kelompok tani. Untuk itu, data kelompok tani sampai saat ini masih menjadi permasalahan mendasar yang perlu menjadi perhatian dari berbagai pihak.
“Di Maluku Utara, secara spesifik belum mempunyai data kelompok tani berdasarkan komoditas, masih banyak petani yang terdaftar lebih dari satu kelompok tani,” katanya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.